Setelah eyang pergi, aku belum pernah merasa sesakit ini sebelumnya, sesedih ini, seperih ini, sehancur ini. Papa, jangan sakit.
Air mata membuyarkan pandanganku, layar pun semakin kabur, aku terlalu lemas untuk melanjutkan tulisanku. Tangisku pecah, aku belum pernah merasa sehancur ini. Papa, jangan sakit….aku mohon, Papa, jangan sakit. Jangan sakit…
0 comments:
Post a Comment