Wednesday, February 17, 2016

Surat Cinta untuk Saudara-Saudariku di Gaza

Assalamu'alaikum saudara-saudariku di Gaza….
Hari ini aku dengar lagi teriakan-teriakan ibu yang kehilangan anaknya, rintihan memilukan para anak tak berdosa, dan gugurnya para syudaha. Aku memang tak bisa berbuat apa-apa, hanya do'a yang kujadikan senjata, sebagai pelindungmu dari kekejaman zionis yang hina.
Sungguh sangat ingin kupeluk erat kalian wanita-wanita yang tubuhnya gemetaran, anak-anak yang merintih kesakitan. Sangat ingin kuberikan pundakku untukmu rebahan, menumpahkan segala luka dan kepedihan. Sakit hatiku melihat badanmu yang memerah, lalu tubuh yang penuh darah.
Aku pun geram dengan kebangsatan yahudi memporak-porandakan negerimu,  memukul, menusuk, menembak, dan menyiksamu tanpa ampun. Aku mengutuk perbuatan anjing-anjing menjijikan yang menamai dirinya manusia. Biar, biar kali ini aku memaki mereka yang tidak lebih dari seonggok bangkai. Biar aku menghujat mereka yang lebih najis dari kotoran. Karena rasanya terlalu pedih untuk tidak mencaci perbuatan iblis-iblis terkutuk itu. Semoga Allah melaknat mereka.
Saudaraku, sebenarnya aku malu denganmu yang tetap shaum dengan tangis dan luka, sementara aku masih saja mengeluh ketika lapar melanda. Aku malu denganmu yang menyegerakan shalat diantara dentuman senjata yang bisa menewaskanmu kapan saja, sementara aku yang hidup bebas, tentram, dan aman dengan bodohnya menunda-nunda shalat padahal tiada yang kulakukan selain berleha-leha.
Sabarlah saudaraku, bertahanlah, tetaplah berjuang, karena Allah sebenarnya sedang memberimu tiket menuju syurga, dan menempatkan para syuhada ditempat vvip sebagai tamu kehormatanNya disana.
Saudaraku yang hebat dan kuat, maaf hanya rangkaian do'a dan sebuah surat yang dapat kupersembahkan, bahkan dengan bahasa yang tak kau mengerti. Tapi hanya ini yang mampu kulakukan untuk menunjukan betapa aku pun tersakiti, aku pun menangis, dan aku peduli atas apa yang terjadi.
Allahumansur ikhwanana mujahidina fi falestin, Allahumansur ikhwanana mujahidina fi kulli makani wa zaman.
Wassalamu'alaikum…
yang selalu mendo'akanmu.

0 comments:

Post a Comment

 
The Crown Princess Blogger Template by Ipietoon Blogger Template