Akhirnya gw sampai pada titik dimana keraguan mulai muncul membayangi setiap hari gw. Gw sampe ngga tau apa yang harus gw lakuin untuk menenangkan diri dari keraguan yang semakin menjadi-jadi. Gw ngga mungkin menutupi keraguan ini demi memenangkan rasa yakin dalam diri gw, gw juga ngga mungkin terus menerus membohongi diri dengan mencoba meyakini diri gw bahwa pilihan gw ini tepat.
Kata Mulan Jameela sih, ‘hatiku ini bukanlah hati yang tercipta dari besi dan baja, hatiku ini bisa remuk dan hancur.’ Ya emang bener, dan karna itulah gw dihantui rasa ragu kali ini. Gw ngga bisa memaksakan diri gw untuk tetap menerima apa yang ngga gw yakini. Gw udah nyoba tanya sama Tuhan, udah berkali-kali gw berkonsultasi sama Dia, dan hari ini gw baru realize kalo inti dari mimpi-mimpi gw itu sama. Dalam mimpi, gw memilih apa yang ngga gw pilih dalam kehidupan nyata, entah dibawa oleh siapa mimpi itu, tapi itu berkali-kali terjadi dalam tidur gw beberapa minggu ini.
Tapi nyatanya sampai saat ini gw menetap pada keraguan itu, gw mencoba menikmati tiap suara yang parau, tiap nada yang sumbang, dan lagu yang sendu. Gw emang ngga bisa menghancurkan batu itu sekalipun gw udah menghujaninya dengan air tanpa henti, tapi kalo nanti Tuhan sudah mengetuk paluNya dan memutuskan suatu hal untuk gw, In shaa Allah gw akan nurut dan ngga akan ngotot lagi. Gw pengen setiap langkah gw mendapat ridho-Nya.
0 comments:
Post a Comment